Haiii....
Lama tidak bertemu....
Setelah menulis 2 kalimat itu, jujur aku berhenti sejenak untuk mengetik. Ada rasa campur aduk dan (mungkin) sedikit gemetar karena menyapa seperti ini. Ada sedikit rasa haru juga. Aku seperti bertemu sahabat yang lama terpisah.
(Berhenti lagi...berpikir lagi kalimat apa yang harus ku ketik untuk mengungkapkan perasaanku)
----
Sudah lama sekali rasanya sejak terakhir kali aku menulis seperti ini, menuliskan isi pikiran dan perasaanku. Aku tau pada akhirnya aku akan kembali melakukan hal-hal yang kusukai sejak aku kecil, membaca buku dan menulis.
Meskipun aku bukan penulis novel yang karya-karyanya bisa dibaca dibuku cetak atau aplikasi online, tetapi menulis adalah salah satu bentuk aku mencintai diri sendiri.
Sudah lama sekali aku menantikan waktu ini, perasaan ini, bagaimana aku harus mengungkapkannya? Darimana aku harus memulai untuk bercerita?
Kau tau cerita tentang orang-orang yang kehilangan arah karena terguncang oleh pengalaman hidup dimasa lalunya?
Ya, itu salah satunya aku. Meski tidak bisa ku ceritakan secara detail tapi aku bisa bilang bahwa aku berjuang selama bertahun-tahun untuk memulihkan diri. Ada masa dimana aku merasa ada di fase penyembuhan tapi ternyata malah tertimpa tangga.
Setelah bertahun-tahun berjuang, Allah kirimkan hadiah yang sangat istimewa kedalam hidupku, dibawanya aku ke tempat yang tidak ada satu orangpun mengenalku tapi memberikan banyak waktu untuk aku pulih.
![]() |
| Salah satu makanan favoritku, dibeliin suami. Moodku membaik, aku jadi ada kekuatan untuk menulis hari ini. |
Seindah ini Ya Allah.. seindah ini cita-citaku terkabul. Keluarga kecil yang hidup dalam kesederhanaan, suami yang sangat mencintaiku dengan luar biasa. Selalu mendukung apa pun yang aku lakukan.
Aku harap bisa semakin bertumbuh dengan segala hal-hal yang aku sukai. Menulis seperti ini rasanya seperti melakukan pendekatan pada diriku sendiri. Diriku yang aku kenal pada saat remaja adalah dia yang penuh kesabaran, kebijakan, ketulusan, tak takut apapun, pemberani, dan mandiri. Aku ingin semuanya kembali dengan cara yang lebih bahagia dan menyenangkan.
Ternyata seperti ini ya perjalanan hidup manusia. Setelah merasakan sakit yang begitu lama, pasti akan ada obat untuk menyembuhkannya.
Jakarta, 15 September 2025.

Komentar
Posting Komentar